Mengapa Amerika Serikat (AS) membela Israel, bukannya Palestina…???
Muslim
sering berkeluh kesah mengapa negara adikuasa AS selalu membela negara
Israel, mengapa tidak menolong bangsa Palestina yang “dijajah” oleh
Israel…
Mengapa Muslim dan dunia Islam berkeluh kesah karena orang2 Yahudi / Israel dengan gerakan Zionismenya??
Justru Israel lah…, ya bangsa pilihan Allah ini yang berkeluh kesah dengan masalah yang tak kunjung selesai dengan orang2 Arab Palestina… Mereka lelah menghadapi teror yang tak ada habis2nya dari Palestina, baik itu Hamas atau Fatah…
Nah, karena AS adalah negara mayoritas Kristen terbesar di dunia, maka inilah alasan2 yang mempengaruhi AS untuk terus berkomitmen membela Israel…
NB: Jangan salah paham, ini adalah pendapat mayoritas Kristen di AS. Belum tentu sama dengan mayoritas Kristen di indo misalnya.
Apakah Allah sudah selesai urusan dengan Israel?
Ada banyak orang Kristen yang berpikir bahwa Allah tidak lagi secara perjanjian berkomitmen bagi Israel dan bahwa orang Kristen telah menggantikan Israel sebagai umat perjanjian Allah. Hal ini dikenal sebagai teologi penggantian. Tapi, apakah ini kasusnya?
"25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. 26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. 27 Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." 28 Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. 29 Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya," (Roma 11:25-29).
Hal ini jelas dari Alkitab di atas bahwa Allah belum selesai dengan Israel. Paulus mengatakan bahwa pengerasan parsial telah terjadi atas Israel. Hal ini agar bangsa-bangsa lain dapat dimasukkan dalam kesetiaan perjanjian Allah dalam karya penebusan-Nya. Ini dinubuatkan dalam Kejadian 12:3 dan ditegaskan kembali dalam Galatia 3:8. Dalam dua ayat ini, Allah mengatakan bahwa dalam Abraham semua bangsa akan diberkati. Paulus mengutip Kejadian 12:3 dan di dalam Galatia 3:8 menyebutnya Injil.
Jelas, Allah dalam rencana-Nya yang besar dan berdaulat telah bekerja segala sesuatu menurut keputusan kehendak-Nya (Efesus 1:11) sehingga bangsa-bangsa Non Israel akan diselamatkan. Ketika waktu bagi bangsa-bangsa Non Israel berakhir, Allah akan bergerak kepada bangsa Israel. Mereka akan menerima Yesus sebagai Mesias, dan mereka akan menjadi bangsa yang besar dan kuat yang digunakan oleh Allah.
===============================================
Haruskah orang Kristen Mendukung Israel?
Ya, orang Kristen harus mendukung Israel. Lagipula, bangsa Israel adalah orang-orang asli pilihan Allah dan rasul Paulus memberitahu kita bahwa Allah belum selesai dengan Israel.
"25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. 26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. 27 Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." 28 Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. 29 Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya," (Roma 11:25-29).
Kita harus mendukung bangsa apapun yang berpegang pada firman Allah. Meskipun Israel, secara menyedihkan, bersifat sekuler dalam banyak hal dan belum menerima Yesus sebagai Mesias, Allah telah memberitahu kita bahwa akan datang saat di mana Israel akan digunakan Allah lagi. Lagipula, dikatakan, "seluruh Israel akan diselamatkan."
Jadi, sangat tepat untuk berdoa bagi Israel dan untuk mendukung Israel. Tapi hati-hati untuk tidak mendukungnya dalam setiap aspek, karena kita hanya mendukungnya sejauh itu alkitabiah (sesuai Alkitab).
SIMAK KALIMAT TERKAHIR: Tapi hati-hati untuk tidak mendukungnya dalam setiap aspek, karena kita hanya mendukungnya sejauh itu alkitabiah (sesuai Alkitab)
Mengapa Muslim dan dunia Islam berkeluh kesah karena orang2 Yahudi / Israel dengan gerakan Zionismenya??
Justru Israel lah…, ya bangsa pilihan Allah ini yang berkeluh kesah dengan masalah yang tak kunjung selesai dengan orang2 Arab Palestina… Mereka lelah menghadapi teror yang tak ada habis2nya dari Palestina, baik itu Hamas atau Fatah…
Nah, karena AS adalah negara mayoritas Kristen terbesar di dunia, maka inilah alasan2 yang mempengaruhi AS untuk terus berkomitmen membela Israel…
NB: Jangan salah paham, ini adalah pendapat mayoritas Kristen di AS. Belum tentu sama dengan mayoritas Kristen di indo misalnya.
Apakah Allah sudah selesai urusan dengan Israel?
Ada banyak orang Kristen yang berpikir bahwa Allah tidak lagi secara perjanjian berkomitmen bagi Israel dan bahwa orang Kristen telah menggantikan Israel sebagai umat perjanjian Allah. Hal ini dikenal sebagai teologi penggantian. Tapi, apakah ini kasusnya?
"25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. 26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. 27 Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." 28 Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. 29 Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya," (Roma 11:25-29).
Hal ini jelas dari Alkitab di atas bahwa Allah belum selesai dengan Israel. Paulus mengatakan bahwa pengerasan parsial telah terjadi atas Israel. Hal ini agar bangsa-bangsa lain dapat dimasukkan dalam kesetiaan perjanjian Allah dalam karya penebusan-Nya. Ini dinubuatkan dalam Kejadian 12:3 dan ditegaskan kembali dalam Galatia 3:8. Dalam dua ayat ini, Allah mengatakan bahwa dalam Abraham semua bangsa akan diberkati. Paulus mengutip Kejadian 12:3 dan di dalam Galatia 3:8 menyebutnya Injil.
Jelas, Allah dalam rencana-Nya yang besar dan berdaulat telah bekerja segala sesuatu menurut keputusan kehendak-Nya (Efesus 1:11) sehingga bangsa-bangsa Non Israel akan diselamatkan. Ketika waktu bagi bangsa-bangsa Non Israel berakhir, Allah akan bergerak kepada bangsa Israel. Mereka akan menerima Yesus sebagai Mesias, dan mereka akan menjadi bangsa yang besar dan kuat yang digunakan oleh Allah.
===============================================
Haruskah orang Kristen Mendukung Israel?
Ya, orang Kristen harus mendukung Israel. Lagipula, bangsa Israel adalah orang-orang asli pilihan Allah dan rasul Paulus memberitahu kita bahwa Allah belum selesai dengan Israel.
"25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. 26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. 27 Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka." 28 Mengenai Injil mereka adalah seteru Allah oleh karena kamu, tetapi mengenai pilihan mereka adalah kekasih Allah oleh karena nenek moyang. 29 Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya," (Roma 11:25-29).
Kita harus mendukung bangsa apapun yang berpegang pada firman Allah. Meskipun Israel, secara menyedihkan, bersifat sekuler dalam banyak hal dan belum menerima Yesus sebagai Mesias, Allah telah memberitahu kita bahwa akan datang saat di mana Israel akan digunakan Allah lagi. Lagipula, dikatakan, "seluruh Israel akan diselamatkan."
Jadi, sangat tepat untuk berdoa bagi Israel dan untuk mendukung Israel. Tapi hati-hati untuk tidak mendukungnya dalam setiap aspek, karena kita hanya mendukungnya sejauh itu alkitabiah (sesuai Alkitab).
SIMAK KALIMAT TERKAHIR: Tapi hati-hati untuk tidak mendukungnya dalam setiap aspek, karena kita hanya mendukungnya sejauh itu alkitabiah (sesuai Alkitab)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar